SIBERMEDIA.NET,WAY KANAN — Video berdurasi 57 detik yang viral di media sosial pada Senin (11/5/2026) melalui akun @gandarafael menjadi perhatian publik terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Way Kanan.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto, S.I.K., bergerak cepat dengan melakukan monitoring dan penelusuran ke sejumlah SPBU di Kampung Negeri Baru, Kampung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk, serta Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu, Selasa (12/5/2026).
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas tidak lagi menemukan adanya aktivitas penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun kendaraan yang dicurigai melakukan pengisian berulang.
Selain melakukan pengawasan, jajaran Polres Way Kanan juga memberikan imbauan kepada pengelola SPBU agar lebih selektif dalam melayani pembelian BBM guna mencegah penyimpangan distribusi subsidi pemerintah.
“Secara umum situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan praktik pengecoran BBM oleh masyarakat,” ujar Kapolres.
AKBP Didik menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi. Jika ditemukan adanya pelanggaran, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penertiban distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan, sepanjang bulan Mei 2026, Polres Way Kanan telah melakukan penindakan terhadap tiga kasus penyalahgunaan BBM di wilayah Baradatu, Bumi Agung, dan Pakuan Ratu.
Terkait beredarnya video viral yang menyebut adanya dugaan oknum aparat meminta uang tebusan dalam kasus penyalahgunaan BBM di wilayah hukum Polsek Pakuan Ratu, Kapolres memastikan akan melakukan pendalaman.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oknum anggota, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Polres Way Kanan, lanjutnya, akan terus melakukan penegakan hukum terhadap praktik mafia BBM yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.
Menurut Kapolres, BBM merupakan komoditas vital yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sehingga distribusinya harus benar-benar diawasi.
“Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” pungkasnya.










