https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

PTPN IV PalmCo Regional III Beri Apresiasi Pemanen Terbaik, Dorong Budaya Kerja Berbasis Kinerja

SIBERMEDIA. NET, Pekanbaru — PTPN IV PalmCo sebagai subholding dari Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat budaya kerja berbasis kinerja dengan memberikan penghargaan kepada para pekerja berprestasi. Salah satu bentuk apresiasi tersebut diberikan kepada empat pemanen terbaik di lingkungan PTPN IV PalmCo Regional III yang beroperasi di Provinsi Riau.

Empat pemanen yang mencatatkan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025 tersebut adalah Warham Tanjung, Dedek Triono, Adi Syahputra, dan Sudirman Pakpahan. Profesi pemanen sendiri menjadi salah satu ujung tombak operasional perusahaan dalam menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen di kebun kelapa sawit.

Bagi para pemanen ini, pekerjaan yang mereka jalani bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memastikan masa depan anak-anak mereka.

Sudirman Pakpahan, salah satu pemanen terbaik yang kini berusia di atas 50 tahun, mengaku motivasi utamanya bekerja adalah keluarga. Ia ingin memastikan istri dan tiga anaknya dapat hidup lebih baik serta memperoleh pendidikan yang layak.

“Saya bekerja dengan satu tujuan, yaitu membahagiakan keluarga dan memastikan pendidikan anak-anak,” ujarnya.

Pada awal pekan ini, Sudirman bersama tiga pemanen lainnya mendapat undangan khusus dari Region Head PTPN IV PalmCo Regional III, Bambang Budi Santoso, untuk berkunjung ke Regional Office PTPN IV Regional III di Pekanbaru. Dalam pertemuan tersebut, manajemen regional yang turut didampingi Kepala Bagian SDM dan Sistem Manajemen, Jarwa Rahmanta, juga mengundang keluarga para pemanen untuk hadir.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pemanen bersama keluarga berbincang langsung dengan jajaran manajemen, sekaligus mendapatkan kesempatan melihat PalmCo Business Cockpit yang berada di ruang kerja manajemen regional.

Bagi Sudirman, pengalaman tersebut menjadi momen berharga sekaligus bentuk penghargaan nyata dari perusahaan atas kerja keras para pekerja di lapangan.

“Saya sangat terharu dan berterima kasih kepada pimpinan yang telah mengundang kami. Ini pengalaman pertama bagi saya datang ke kantor regional dan berdiskusi langsung dengan manajemen,” katanya.

Didampingi istrinya, Santi, Sudirman menjelaskan bahwa kedisiplinan dan fokus dalam bekerja menjadi kunci keberhasilannya. Dalam sehari ia mampu memanen sekitar 5 hingga 6 ton tandan buah segar (TBS). Ia selalu memastikan kondisi areal panen, tingkat kematangan buah, serta ketelitian dalam mengutip brondolan.

Dari hasil kerja tersebut, Sudirman mengaku dapat memperoleh penghasilan hingga Rp17 juta hingga Rp18 juta per bulan jika ditambah dengan premi.

“Semua itu untuk keluarga saya. Pesan saya untuk pemanen muda, jangan sampai kalah semangat dengan yang lebih tua,” ujarnya sambil tersenyum.

Pemanen lainnya juga menyampaikan bahwa keluarga menjadi sumber motivasi utama untuk terus menjaga performa kerja. Mereka berharap anak-anak dapat memiliki masa depan yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Menurut mereka, penghargaan dari perusahaan memberikan dorongan moral yang besar bagi pekerja kebun. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan di lapangan memiliki peran penting dalam keberhasilan perusahaan.

“Kami bekerja setiap hari di kebun. Ketika hasil kerja dihargai, semangat kami tentu semakin meningkat,” ujar Warham Tanjung.

Hal serupa disampaikan Dedek Triono yang menilai bahwa perhatian perusahaan terhadap kinerja pekerja mendorong munculnya rasa tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan pekerjaan.

“Ketika perusahaan memperhatikan kinerja kami, tentu kami juga terdorong untuk menjaga kualitas dan disiplin kerja,” katanya.

Region Head PTPN IV PalmCo Regional III, Bambang Budi Santoso, menegaskan bahwa pemanen merupakan bagian penting dalam rantai operasional perusahaan.

“Pemanen adalah fondasi operasional di kebun. Karena itu perusahaan ingin memastikan mereka merasa dihargai dan terus termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik,” ujarnya.

Melalui apresiasi tersebut, manajemen berharap kisah para pemanen berprestasi dapat menjadi inspirasi bagi pekerja lainnya serta memperkuat budaya kerja di lingkungan Holding Perkebunan Nusantara yang menempatkan sumber daya manusia dan keluarga sebagai bagian penting dari keberhasilan perusahaan.

Jika Anda mau, saya juga bisa buatkan versi yang lebih “media style” (lebih tajam seperti berita koran/online) atau versi rilis humas yang lebih ringkas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *