https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Kapala Kemenag Pesawaran Perkuat Profesionalisme ASN KUA Melalui Pembinaan dan Supervisi

SIBERMEDIA. NET, Pesawaran – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran, Farid Wajedi, bersama Kepala Seksi Bimas Islam melaksanakan kegiatan pembinaan dan supervisi terhadap jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau, Kamis (22/01/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja aparatur serta memperkuat kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Pembinaan tersebut dihadiri oleh Kepala KUA dari ketiga kecamatan, para penghulu, serta operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH). Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan KUA.

Dalam arahannya, Farid Wajedi mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk mensyukuri amanah sebagai abdi negara dengan menunjukkan kinerja yang profesional, disiplin, dan berintegritas. Ia menegaskan bahwa rasa syukur tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap kerja dan kualitas pelayanan.

“Status sebagai ASN Kementerian Agama adalah kepercayaan besar dari negara. Syukur itu harus tercermin melalui tanggung jawab, etos kerja, dan komitmen melayani masyarakat secara maksimal,” ujar Farid.

Ia juga menegaskan peran strategis KUA sebagai garda terdepan pelayanan Kementerian Agama yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh jajaran KUA diminta terus berinovasi dan meningkatkan mutu layanan agar lebih cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan umat.

Menyesuaikan perkembangan era digital, Farid Wajedi mendorong ASN KUA untuk terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam penguasaan teknologi informasi. Pemanfaatan sistem digital seperti SIMKAH dinilai sangat penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelayanan.

“Transformasi digital adalah keniscayaan. ASN KUA harus siap belajar dan beradaptasi agar pelayanan berbasis teknologi dapat berjalan optimal,” tegasnya.

Selain itu, Farid juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Menurutnya, pemahaman dan pelaksanaan tupoksi secara profesional akan menciptakan sinergi dan kinerja organisasi yang lebih baik.

Melalui kegiatan pembinaan dan supervisi ini, diharapkan jajaran KUA Kecamatan Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau semakin solid, profesional, serta mampu memberikan pelayanan keagamaan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *