https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Itera Dorong Revitalisasi TPA Bakung Lewat Program Kreativitas Mahasiswa

SIBERMEDIA. NET, Bandar Lampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjalankan kegiatan pendampingan dan perancangan sebagai bagian dari upaya revitalisasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung, Kota Bandar Lampung.

Program ini menjadi wujud peran aktif sivitas akademika Itera dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta pengembangan kawasan berbasis ruang publik.

Kegiatan PKM tersebut mendapat dukungan penuh dari Dekan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) Itera, Ar Roy Candra P. Sigalingging, dan dilaksanakan melalui kolaborasi lintas disiplin yang melibatkan Program Studi Arsitektur, Arsitektur Lanskap, serta Teknik Lingkungan.

Dari bidang Teknik Lingkungan, fokus kegiatan diarahkan pada pendampingan dan pelatihan pengelolaan instalasi pengolahan air lindi di kawasan TPA Bakung.

Pendampingan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola terkait sistem, operasional, dan perawatan instalasi agar potensi pencemaran lingkungan dapat ditekan serta efektivitas pengelolaan limbah semakin optimal.

Kegiatan tersebut didampingi oleh dosen Rifka Noor Azizah, Nur Faizaturrohmah, Mia Erpinda, dan Suci Wulandari, dengan melibatkan mahasiswa Diazzi Bernasso dan Arpan Niyus Mukti.

Sementara itu, dari Program Studi Arsitektur dan Arsitektur Lanskap, mahasiswa merancang konsep revitalisasi kawasan TPA Bakung menjadi ruang terbuka publik berbasis experiential landscape.

Konsep ini memposisikan TPA tidak hanya sebagai infrastruktur teknis pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai ruang edukasi lingkungan yang adaptif dan ramah bagi masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek ekologis, sosial, dan visual kawasan.

Perancangan tersebut didampingi oleh dosen Daffa Adli Nauval Purnomo dengan keterlibatan mahasiswa Ramanda Mutikhatul Karomah, Bintang Cahya Nirwana, dan Abi Saputra.

Sebagai bagian dari rangkaian program, konsep dan hasil perancangan PKM telah dipresentasikan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung.

Presentasi ini mendapatkan apresiasi positif, terutama atas pendekatan kolaboratif lintas disiplin serta gagasan pengembangan TPA Bakung menjadi kawasan yang lebih edukatif dan berwawasan lingkungan.

Hingga kini, program PKM masih terus berlangsung dengan agenda pendampingan lanjutan, penyempurnaan konsep desain, serta koordinasi intensif bersama pengelola TPA Bakung dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan ini, Itera diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan lingkungan sekaligus menjadi contoh kolaborasi akademik dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *