https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

PTPN IV PalmCo Percepat Perbaikan Tanggul Jebol di Langkat

SIBERMEDIA. NET, Langkat — PTPN IV PalmCo mempercepat perbaikan tanggul jebol di Dusun Rakyat Rejo, Desa Sukaramai, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Rabu (10/12/2025). Perbaikan darurat dilakukan untuk menahan luapan sungai yang sempat memicu kekhawatiran warga akibat meningkatnya debit air.

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk memperkuat tanggul yang ambrol. Pengerahan difasilitasi PTPN IV PalmCo Regional II melalui Kebun Sawit Seberang. Dalam sepekan terakhir, perusahaan BUMN tersebut mengoperasikan lebih dari 20 unit alat berat untuk penanganan banjir, termasuk pembukaan akses, perbaikan badan jalan, dan normalisasi aliran air di sejumlah wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan percepatan pemulihan menjadi prioritas perusahaan.
“Masyarakat membutuhkan percepatan pemulihan. Ini menjadi prioritas utama kami,” ujar Jatmiko.

Menurut dia, langkah darurat di Padang Tualang dilakukan setelah koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemantauan debit sungai yang terus meningkat. Penanganan tersebut ditujukan untuk menahan luapan air sambil menunggu intervensi jangka panjang dari pemerintah provinsi.

Perwakilan UPTD PUPR Langkat James Romulus Simanjuntak menyatakan titik jebol di Desa Sukaramai berkontribusi terhadap banjir di wilayah sekitar. Ia menilai respons cepat yang dilakukan membantu menutup sementara kebocoran tanggul. Pemerintah daerah, kata dia, tengah menyiapkan langkah permanen guna mengurangi tekanan air.

Camat Padang Tualang Muhamad Izwanda mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penanganan darurat tersebut. Ia menyebut dimulainya perbaikan membuat warga lebih tenang setelah beberapa hari berada dalam kondisi siaga banjir.

Pengerjaan tanggul diperkirakan berlangsung beberapa hari ke depan, bergantung pada kondisi cuaca dan debit air. Pemerintah daerah bersama pihak terkait memastikan pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *