https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

UM Metro Perkuat Jejaring Riset Global di 4th COROLLA International Conference

SIBERMESIA. NET, BALI – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menegaskan perannya dalam kancah akademik internasional dengan ambil bagian pada 4th COROLLA International Conference yang berlangsung di Pascasarjana Universitas Udayana, Senin (24/11/2025).

Kegiatan ilmiah bertaraf internasional dengan tema “Emerging Technologies for Next Generation Learning and Education Spaces” ini menghadirkan para peneliti, akademisi, dan pimpinan perguruan tinggi dari berbagai negara. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas tren teknologi baru serta inovasinya dalam dunia pendidikan masa depan.

Komitmen UM Metro dalam Kerja Sama Global
Dalam sambutan virtual yang disampaikan melalui Zoom, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan penghargaan kepada panitia dan seluruh peserta konferensi. Ia menekankan bahwa forum ilmiah internasional seperti ini penting untuk memperkuat hubungan akademik antarnegara.

“Merupakan kehormatan dapat hadir dalam forum yang mempertemukan gagasan, penelitian, dan kolaborasi lintas institusi,” ujarnya.

Rektor juga menyoroti kesesuaian tema konferensi dengan tantangan pendidikan modern yang menuntut inovasi berkelanjutan.

“Tema yang diangkat tahun ini… mencerminkan semangat kita bersama untuk menata masa depan pendidikan yang lebih inovatif dan humanis,” tambahnya.

Dr. Nyoto turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Udayana sebagai penyelenggara utama beserta seluruh institusi pendukung lainnya.

“Terima kasih kepada Universitas Udayana sebagai tuan rumah… Semoga konferensi ini membuka ruang kolaborasi baru dan memperkuat jaringan ilmiah antarperguruan tinggi,” tuturnya.

Peserta dari Berbagai Negara
Konferensi COROLLA keempat ini diikuti oleh perwakilan dari 13 negara serta 12 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Keberagaman peserta tersebut menjadi modal penting dalam memperluas perspektif riset dan pengembangan pendidikan global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *