https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Menteri Diktisaintek Terima Batik Karya Mahasiswa Teknokrat dari Rektor UTI

SIBERMEDIA. NET, JAKARTA – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) Dr. HM Nasrullah Yusuf SE MBA bersama Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad SE MM menyerahkan batik hasil karya mahasiswa kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto.

Penyerahan dilakukan pada rangkaian acara Rembuk Nasional Pengurus Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) yang berlangsung di The Krakatau Grand TMII, Jakarta, pada 17–18 November 2025.

Nasrullah mengungkapkan bahwa batik tersebut merupakan produk inovatif mahasiswa UTI melalui program Wastra Aksara Batik Cap Lampung.

Karya ini sebelumnya berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 untuk kategori industri kreatif, seni, dan budaya.

Tim pengembang batik tersebut terdiri dari dosen pembimbing Suprayogi, S.S., M.Hum dan mahasiswa: ketua tim Insani Maria Ulfa, serta anggota Yoan Meyral Sinaga dan Tiara Intri Vena Simbolon.

Wastra Aksara sendiri merupakan brand batik cap yang menonjolkan aksara Lampung sebagai motif utama. “Wastra” berarti kain, sementara “aksara” merujuk pada huruf-huruf tradisional. Dengan mengusung tagline “Indonesian timeless script Batik”, produk ini menyasar konsumen dewasa muda yang menginginkan gaya batik modern, berwarna segar, dan cocok digunakan pada berbagai acara.

Prof. Brian Yuliarto menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang dihadirkan mahasiswa Teknokrat. Ia berharap semakin banyak lahir gagasan kreatif dari kampus yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya diberitakan, Rektor dan Wakil Rektor UTI turut menghadiri Rembuk Nasional Aptisi sekaligus dikukuhkan sebagai bagian dari kepengurusan pusat periode 2025–2030.

Nasrullah Yusuf dipercaya menjabat Wakil Ketua Bidang Empowering dan Kewirausahaan, sementara Mahathir Muhammad menjadi anggota Divisi Humas dan Dokumentasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *