https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

PTPN I Canangkan ‘Global Champion 2035’

SIBERMEDIA. NET, JAKARTA – PTPN I menggelar Leadership Alignment Forum (Forum Penyelarasan Kepemimpinan) selama dua hari di Jakarta, mulai Rabu (11/3/26).

Forum rapat unsur pimpinan ini merupakan ikhtiar untuk mempercepat transformasi perusahaan pasca-merger yang menyatukan sembilan PTPN menjadi PTPN I pada akhir 2023 lalu. Tak tanggung-tanggung, forum ini juga memasang target ambisius, yakni PTPN I menuju “Global Champion 2035”.

Mengusung tema “Transforming PTPN I: From Solid Base to Competitive Company 2030 and Global Champion 2035”, seluruh unsur pimpinan PTPN I bertekad menjadi pemain utama agribisnis dunia dalam satu dekade ke depan. Tema ini menjadi spirit progresif perusahaan bahwa PTPN I saat ini tengah bergerak dari pondasi yang solid menuju entitas yang kompetitif di tingkat global.

“Tahun ini fokus kita adalah Aligning Leadership, Accelerating Execution. Kita harus menyelaraskan kepemimpinan untuk mempercepat eksekusi inisiatif strategis. Visi kita bukan sekadar pernyataan di atas kertas, melainkan kompas yang menuntun setiap langkah dalam membangun perusahaan yang adaptif dan agile,” kata Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas dalam sambutannya.

Teddy Yunirman Danas mengatakan, kekuatan portofolio PTPN I yang mencakup karet, teh, kopi, dan tembakau memiliki masa depan yang baik. Ia meyakini, komoditas utama PTPN I Subholding PTPN III (Persero) ini memberi tantangan unik yang tidak lagi berkutat pada bisnis hulu. Komoditas yang dikelola memiliki peluang besar mengembangkan industri hilir dengan nilai tambah yang luar biasa.

“Saat ini, kita fokus pada pemulihan bisnis (business turnaround) melalui program strategis “5G”—yakni Go Lean, Go Green, Go AI, Go Secure, dan Go Beyond. Langkah ini terbukti efektif dengan kinerja komoditas karet yang terus positif serta perbaikan margin pada teh, yang diproyeksikan membawa PTPN I mencatatkan laba bersih pada tahun ini,” kata dia.

Senada dengan manajemen, Dewan Komisaris PTPN I memberikan dukungan penuh terhadap langkah akselerasi ini. Komisaris Independen PTPN I, Sutan Adil Hendra, menekankan pentingnya kekompakan dan ketulusan.

“Forum ini adalah ruang menyatukan tekad. Anak perusahaan dan Regional Manajemen harus saling mendukung agar mimpi menjadi Global Champion 2035 terwujud lebih cepat,” kata Komisaris yang akrab disapa Pak Sah ini.

Visi besar ini turut mendapat penguatan dari Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna. Saat membuka kegiatan, ia menekankan pentingnya perubahan identitas dari sekadar penanam menjadi pengusaha perkebunan tangguh melalui konsep “Nusantara Entreplanters”.

“Dengan menyuntikkan jiwa kewirausahaan ke dalam keahlian agronomi, setiap insan PTPN didorong memiliki owners mindset terhadap aset negara yang dikelola,” kata Denaldy.

Untuk memperkaya perspektif transformasi, forum ini menghadirkan tokoh transformatif nasional Ignasius Jonan. Mantan Menteri Perhubungan tersebut mengingatkan bahwa di sektor ekstraktif, keberhasilan adalah kewajiban. Jonan menantang pimpinan PTPN I untuk membuang kultur feodal yang menghambat kelincahan organisasi.

“Jika kita tidak mampu menghasilkan produktivitas tinggi dari anugerah alam ini, maka keberadaan kita menjadi tidak relevan. Fokuslah pada efisiensi dan keunikan produk agar tetap dibutuhkan pasar global,” tegas Jonan.

Menutup rangkaian penguatan mental, Sekretaris Perusahaan PTPN I Aris Handoyo memandu sesi diskusi sebagai moderator bersama inspirator nasional Jamil Azzaini dari Kubik Leadership. Dalam pembekalan bertajuk “Mental Readiness for Transformational Leadership” tersebut, Jamil mengingatkan bahwa 52% kegagalan transformasi disebabkan lemahnya peran kepemimpinan.

“Tidak ada Superman, yang ada hanyalah Super Team. Pemimpin harus bekerja dengan Noble Purpose dan menghancurkan ego sektoral demi visi One PTPN,” kata motivator nasional yang lahir dari seorang karyawan PTPN I di Lampung ini.

Melalui LAF 2026, PTPN I berkomitmen memastikan setiap strategi yang dirumuskan, termasuk penyusunan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), diterjemahkan menjadi aksi nyata. Dengan target laba Rp10 triliun dan aset Rp100 triliun di masa depan, PTPN I optimis bertransformasi menjadi World Class Smart Energy Company yang menjaga ketahanan pangan dan energi nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *