https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Dari Barcelona ke Indonesia, Indosat Pamer Panggilan 5G Berbasis AI Pertama di Asia Tenggara

SIBERMEDIA. NET, BANDAR LAMPUNG – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatatkan tonggak baru di ajang Mobile World Congress 2026 (MWC) yang digelar di Barcelona, Spanyol, 2 Maret 2026.

Bersama Nokia dan NVIDIA, Indosat menampilkan panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara.

Uji coba tersebut memanfaatkan teknologi AI-RAN (Artificial Intelligence Radio Access Network) yang memungkinkan integrasi AI langsung ke dalam jaringan. Lewat teknologi ini, instruksi suara, data, dan video dapat dikirim lintas negara secara real-time dengan latensi rendah dan tingkat keamanan tinggi.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha, mengatakan pencapaian ini bukan sekadar demonstrasi teknologi.

“Pencapaian ini tidak hanya membuktikan bahwa teknologi ini berfungsi, tetapi juga memastikan setiap orang Indonesia, di mana pun mereka berada, dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (2/3/2026).

Integrasi AI Langsung ke Jaringan

Melalui AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam infrastruktur jaringan. Teknologi ini diklaim mampu meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan penggunaan spektrum.

Dengan pendekatan tersebut, jaringan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung, tetapi juga menjadi platform cerdas yang responsif terhadap kebutuhan pengguna.

Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam membentuk ulang cara jaringan beroperasi.

“IOH, NVIDIA, dan Nokia tengah membentuk ulang cara jaringan beroperasi sekaligus mempercepat ambisi digital Indonesia. Kami bangga bisa membawa teknologi dan keahlian kami ke dalam kolaborasi yang memberdayakan talenta lokal serta menetapkan tolok ukur global baru bagi jaringan seluler berbasis AI,” katanya.

Sementara itu, Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta, menilai AI-RAN sebagai platform distribusi kecerdasan yang dapat mendorong inovasi lokal.

“Visi Indosat untuk mendorong inovasi lokal, yang didukung perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi terakselerasi NVIDIA, sedang membentuk blueprint pembangunan jaringan untuk memperkuat ekosistem nasional, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengembangkan talenta lokal,” ujarnya.

Siapkan Empat Klaster AI-RAN di Indonesia

Ke depan, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di sejumlah wilayah di Indonesia. Langkah ini menjadi transisi dari tahap uji coba menuju implementasi operasional secara nyata.

Selain itu, Indosat juga membangun AI-RAN Research Center di Surabaya bersama Nokia dan NVIDIA guna memperkuat kompetensi insinyur lokal. Program ini mencakup pembelajaran immersive di laboratorium inovasi global agar talenta Indonesia menjadi bagian utama dalam pengembangan teknologi AI nasional.

Indosat menilai, dengan kondisi geografis Indonesia yang luas dan beragam, inovasi berbasis AI yang tertanam langsung di jaringan akan memperluas akses layanan digital, termasuk untuk smart city, layanan publik, pertanian cerdas, hingga layanan kesehatan berbasis AI.

Melalui inisiatif ini, Indosat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekosistem AI yang inklusif, tangguh, dan berdaulat, sekaligus memastikan masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pelaku utama dalam perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *