SIBERMEDIA. NET, Natar – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai Kurniawan Saputra bersama anggota Anggi Saputra dan Deary Amenthy ZP melaksanakan program pemberdayaan UMKM di Natar-Lampung Selatan dengan fokus pada peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran berbasis digital.
Program ini berlangsung dengan dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025.
Ketua tim PKM, Kurniawan Saputra, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab persoalan utama mitra, yakni rendahnya diversifikasi produk, keterbatasan efisiensi alat produksi, serta minimnya pemanfaatan media sosial dan marketplace dalam pemasaran.
“Kami memulai dengan pemetaan kebutuhan mitra, dilanjutkan pelatihan pembuatan varian produk baru, optimalisasi penggunaan alat produksi yang lebih efisien, serta pendampingan pemasaran digital secara intensif,” ujarnya.
Dalam implementasinya, tim memberikan pelatihan teknis pengembangan produk,
termasuk standarisasi komposisi dan pengemasan, serta bimbingan pembuatan akun dan pengelolaan konten promosi di platform media sosial dan marketplace.
Selain itu, mitra juga mendapatkan pendampingan dalam pencatatan keuangan sederhana guna memantau arus kas dan menghitung keuntungan usaha.
Secara kualitatif, mitra menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam memasarkan produk dan kemampuan mengelola usaha secara lebih sistematis. Anggi Saputra menyampaikan bahwa perubahan paling terlihat adalah pada pola pikir mitra yang kini lebih adaptif terhadap teknologi digital. “Mereka tidak lagi hanya menunggu pembeli datang, tetapi aktif memasarkan produknya secara daring,” katanya.
Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan berbasis teknologi yang dapat direplikasi pada kelompok usaha lainnya di Lampung Selatan. Deary Amenthy ZP menambahkan bahwa “Keberlanjutan program akan dijaga melalui monitoring berkala dan pendampingan lanjutan agar capaian yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan”.










