Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia yang dikenal sebagai kampus terbaik di Provinsi Lampung menjadi tuan rumah pengukuhan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Lampung periode 2024–2027, Rabu 28/01/26.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA periode 2025–2030 serta In House Training (IHT) penyusunan soal mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H., dalam sambutannya mengatakan bahwa MGMP memiliki peran strategis sebagai wadah inovasi dan kolaborasi para guru.
Menurut Thomas, MGMP bukan sekadar forum formal, tetapi harus menjadi ekosistem inspiratif tempat guru saling berbagi praktik terbaik atau best practices dalam proses pembelajaran.
“MGMP harus mampu memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung proses belajar mengajar agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Thomas.
Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan mutu pendidikan secara berkelanjutan. MGMP diharapkan menjadi gugus kendali dalam penjaminan mutu pendidikan di sekolah.
Kepada pengurus MGMP yang baru dilantik, Thomas meminta agar mampu meningkatkan kemampuan pedagogik dan profesionalisme guru, menumbuhkan semangat inovasi dalam merancang strategi pembelajaran yang menarik, serta membekali guru dengan wawasan dan keterampilan agar lebih percaya diri dalam menjalankan tugas.
Thomas juga menegaskan bahwa guru merupakan ujung tombak dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. Oleh karena itu, MGMP diminta untuk terus bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah.
“Tunjukkan kerja nyata melalui sharing praktik baik, pembuatan modul, dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pembelajaran yang inspiratif. Jadikan MGMP sebagai rumah kolaborasi, bukan kompetisi,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Thomas mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan dan berharap segera menyusun program kerja yang berdampak langsung pada peningkatan kompetensi guru di kelas.
“Selamat bekerja, selamat mengabdi, dan tunjukkan dedikasi yang tinggi untuk masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.










