SIBERMEDIA. NET, Kuala Lumpur – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) terus memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia.
Bersamaan dengan agenda tersebut, turut ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoA) antara Pusat Karir dan Inkubator Bisnis UM Metro dan PCIM Malaysia. Kegiatan ini berlangsung di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (14/12/2025).
UM Metro diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan dan Kerja Sama, Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed., bersama Wakil Rektor III Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.KM., serta Kepala Pusat Karir dan Inkubator Bisnis UM Metro, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A., didampingi sejumlah dosen. Sementara itu, PCIM Malaysia diwakili langsung oleh Ketua PCIM Malaysia, H. Fauzi Fatkhur.
Kerja sama ini menjadi wujud nyata komitmen UM Metro dalam mendukung internasionalisasi perguruan tinggi Muhammadiyah, sekaligus memperluas pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah di tingkat global.
Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, pengabdian masyarakat, serta peningkatan daya saing mahasiswa di kancah internasional.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) internasional, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, serta dukungan terhadap program fasilitasi dan penempatan mahasiswa UM Metro di Malaysia.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan pendidikan dan pelatihan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan program Leadership Development, Community Capacity Building, dan Islamic Social Empowerment.
Kedua pihak juga sepakat untuk mengembangkan berbagai program technical training yang berfokus pada penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), peningkatan literasi digital, serta penguatan ideologi Muhammadiyah dalam aktivitas akademik dan sosial.
Melalui kolaborasi ini, UM Metro berharap dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berorientasi global, sekaligus memperkokoh jejaring Muhammadiyah internasional yang berkelanjutan dan saling menguatkan.










