https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

PTPN IV Regional III Tambah PTBg Baru di Sei Rokan, Perkuat Pemanfaatan EBT Berbasis Limbah Sawit

SIBERMEDIA. NET, Pekanbaru — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT). Terbaru, PTPN IV Regional III meresmikan operasional Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) di kawasan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, pada awal November 2025.

Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, mengatakan bahwa pengoperasian PTBg Sei Rokan menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah cair sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi bersih. “Dengan beroperasinya PTBg co-firing di PKS Sei Rokan, kami semakin memperluas pemanfaatan EBT berbasis sawit,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Jumat (14/11/2025).

PTBg Sei Rokan beroperasi terintegrasi dengan PKS Sei Rokan yang memiliki kapasitas produksi hingga 60 ton per jam dan merupakan salah satu pabrik terbesar di Regional III. Penambahan fasilitas ini menjadikan total PTBg yang dikelola PTPN IV Regional III kini mencapai enam unit.

Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan tiga PTBg co-firing di PKS Sei Pagar, Lubuk Dalam, dan Tapung, serta dua pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg) di Terantam dan Tandun.

Seluruh fasilitas tersebut dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi internal pabrik. “Konsepnya energi dari sawit untuk sawit, sehingga operasional menjadi lebih efisien dan berkelanjutan,” jelas Gusmar.

Ia menambahkan, POME memiliki potensi besar menghasilkan gas metana yang merupakan gas rumah kaca dengan dampak pemanasan jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida. Melalui teknologi anaerobic digester, gas tersebut dapat ditangkap dan dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan. PTPN IV Regional III juga terus mendorong penguatan kapasitas SDM dan transfer pengetahuan agar pengelolaan teknologi ini berkelanjutan.

Salah satu capaian penting dicatat oleh PTBg Lubuk Dalam yang menjadi unit pertama di lingkungan PTPN IV PalmCo yang memperoleh sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca. Sertifikasi tersebut membuka peluang partisipasi dalam skema perdagangan karbon dan mendukung pengembangan ekonomi hijau nasional.

Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission pada 2060. Pemanfaatan limbah sawit sebagai energi bersih dinilai memiliki peran strategis mengingat sektor energi dan limbah merupakan penyumbang utama emisi nasional.

“Transformasi ini membuktikan bahwa industri sawit tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah melalui energi bersih dan efisiensi,” pungkas Gusmar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *