https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Nasrullah Yusuf Cerita Sukses Universitas Teknokrat Indonesia di Forum Rektor, dari Lembaga Kursus hingga Kampus Terbaik ASEAN

SIBERMEDIA. NET, Pontianak – Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., memaparkan perjalanan panjang dan pencapaian besar Teknokrat di hadapan peserta Forum Rektor Indonesia yang digelar di Pontianak, Kalimantan Barat.

Di forum yang dihadiri pejabat negara, para rektor, dan tokoh pendidikan tersebut, Nasrullah menuturkan bagaimana Teknokrat tumbuh dari sebuah lembaga kursus sederhana hingga menjadi salah satu kampus terbaik di ASEAN.

Perjalanan Teknokrat bermula pada 19 Februari 1986, ketika Yayasan Pendidikan Teknokrat didirikan di Bandar Lampung.

Dengan modal sebuah motor Bajaj bekas yang dijual seharga Rp1,6 juta, Nasrullah membuka Kursus dan Bimbingan Technocrat yang hanya menyediakan pelatihan bahasa Inggris, akuntansi, bimbingan belajar, dan mengetik manual.

Pada awal berdirinya, jumlah peserta baru mencapai puluhan, dengan tenaga pengajar hanya dua orang.

Seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat, lembaga ini terus memperluas programnya.

Pada 1995, namanya berubah menjadi Lembaga Pendidikan Teknokrat dengan dua departemen, dan setahun kemudian mulai menyelenggarakan Program Pendidikan Satu Tahun yang kini menawarkan berbagai pelatihan siap kerja, termasuk ECOMTEC, komputer akuntansi, desain grafis, dan sekretaris.

Tonggak besar berikutnya terjadi pada tahun 2000, saat Teknokrat resmi mendirikan tiga perguruan tinggi: STBA Teknokrat, AMIK Teknokrat, dan STMIK Teknokrat.

Ketiga institusi tersebut mendapatkan izin operasional dari pemerintah dan seluruh program studinya terakreditasi BAN-PT sejak 2003.

Memasuki 2015, Yayasan Pendidikan Teknokrat mengambil langkah strategis dengan mengusulkan penggabungan tiga perguruan tinggi tersebut menjadi universitas.

Melalui keputusan resmi pemerintah pada 18 September 2017, lahirlah Universitas Teknokrat Indonesia.

Kini, Teknokrat menaungi tiga fakultas—Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan—yang masing-masing membuka program studi unggulan dari jenjang D3 hingga S1.

Universitas Teknokrat Indonesia mengusung visi menjadi universitas unggul di tingkat nasional pada 2030 dengan standar internasional.

Visi tersebut diwujudkan melalui program pendidikan profesional, riset berdaya saing, pengabdian masyarakat berbasis inovasi, serta manajemen kampus berteknologi modern.

Prestasi Teknokrat pun terus berkembang. Kampus ini meraih predikat:

PTS Terbaik di Sumatera versi Webometrics dan Unirank

PTS Terbaik Sumatera dalam UI GreenMetric World University Awards

Akreditasi Institusi Baik Sekali

Ratusan prestasi mahasiswa dan dosen di level nasional hingga internasional

Reputasi sebagai kampus yang menghasilkan alumni siap kerja sesuai kebutuhan industri

Dengan capaian tersebut, Teknokrat kini dikenal luas sebagai salah satu kampus terbaik di ASEAN—sebuah perjalanan panjang yang bermula dari ruangan kursus kecil dan tekad kuat seorang pendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *