https://sibermedia.net/wp-content/uploads/2025/05/WhatsApp-Image-2025-05-24-at-13.49.51.jpeg

Metro–Kulon Progo Perkuat Kolaborasi Daerah untuk Menjaga Pasokan dan Harga Cabai Merah

SIBERMEDIA. NET, Yogyakarta,– Pemerintah Kota Metro dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo resmi menandatangani Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai langkah konkret memperkuat stabilitas pasokan serta harga komoditas cabai merah.18 November 2025

Inisiatif ini dihadiri dan mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Bank Indonesia D.I. Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan intermediasi pasokan pangan strategis antara wilayah surplus dan defisit.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sebagai upaya menekan fluktuasi harga volatile food.

Menurutnya, KAD ini menjadi wujud nyata implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang digerakkan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan pasokan antardaerah. “Sinergi ini menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas harga pangan, khususnya cabai. Dengan kerja sama yang terarah, masyarakat dapat merasakan manfaat melalui harga yang lebih terjangkau dan pasokan yang lebih terjamin,” ujarnya.

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan, turut memberikan apresiasi atas terjalinnya kesepakatan tersebut. Ia berharap kerja sama yang dimulai dari komoditas cabai ini dapat berkembang menjadi kolaborasi di sektor pangan lainnya.

Kulon Progo juga berencana melakukan studi tiru terhadap program unggulan TPID Kota Metro, khususnya dalam pengelolaan harga beras, operasi pasar kolaboratif, dan pemanfaatan data untuk early warning system.

Kota Metro selama ini dikenal memiliki sejumlah praktik baik, mulai dari hilirisasi komoditas pangan, pengembangan urban farming, hingga penataan pasar rakyat yang terintegrasi dengan program stabilisasi pasokan.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap kerja sama ini dapat menjadi ruang belajar dua arah dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Selain penandatanganan dokumen KAD secara Government to Government (G to G), kegiatan ini juga mencakup kesepakatan Business to Business (B to B) antara Koperasi Cabai Paku Sejahtera Kulon Progo dengan dua offtaker cabai dari Kota Metro.

Kerja sama tersebut meliputi pola distribusi cabai, mekanisme pasokan, pertukaran data harga, serta penyediaan produk dengan standar mutu yang disepakati.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga melakukan kunjungan lapangan dan capacity building bersama TPID Sleman untuk memperdalam pemahaman strategi pengendalian inflasi dan mendorong replikasi program di wilayah masing-masing.

Melalui kerja sama ini, TPID Kota Metro optimistis rantai pasok cabai dapat terjaga dengan lebih baik sehingga mendukung pengendalian inflasi, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *